Invada Goes to Singapore

08-08-17 stiba 0 comment

STIBA Invada Cirebon Goes to Singapore

Meeting point di Kampus tercinta, STIBA Invada Cirebon. Berikut detail itinerary-nya ya temans:

– Dari Cirebon menuju Bandara Soekarno-Hatta, CGK, Jakarta

Berangkat tgl 25 Oktober 2017 pkl 22.00 WIB menggunakan Bus Pariwisata ada Snack Pagi+Air Mineral

Tiba di Bandara Soetta (CGK) pada pagi harinya tgl 26 Oktober 2017, sholat Subuh di Bandara Soetta dan check-in pkl 06.00

– Dari Jakarta menuju Singapore

Take off pkl 06.55 menggunakan Maskapai AirAsia

Landing di Bandara Changi, Singapore pkl 09.50

Setelah eksplore Bandara Changi, dari Terminal 2 menuju tempat penginapan menggunakan SMRT (Singapore Mass Rapid Train)

Check-in di penginapan istirahat, makan siang dan sholat Dhuhur.

Acara dilanjutkan dgn rangkaian kegiatan part 1 sampai sore dan bisa dilanjutkan dgn jelajah malam lalu makan malam.

Tgl 27 Oktober 2017 pkl 07.00-08.00 Sarapan pagi dilanjutkan dgn rangkaian kegiatan part 2 lalu makan siang, kegiatan lagi sampai sore dan bisa dilanjutkan dgn jelajah malam kemudian makan malam.
Tgl 28 Oktober 2017 pkl 07.00-08.00 Sarapan pagi dilanjutkan dgn rangkaian kegiatan part 3 lalu makan siang, kegiatan lagi sampai sore dan kembali ke penginapan bersiap check-out pkl 19.00 kemudian makan malam.
– Dari Singapore menuju Jakarta
Check-in di Bandara Changi utk kepulangan ke Indonesia pkl 21.00

Take off pkl 22.00 menggunakan Maskapai AirAsia.

Landing di Bandara Soetta pkl 22.45

– Dari Jakarta menuju Cirebon

Di Bandara Soetta stand-by Bus Pariwisata utk mengantar kembali ke Cirebon menuju Kampus tercinta, STIBA Invada Cirebon.

– Cirebon

Tgl 29 Oktober sekitar pkl 05.00-06.00 sdh sampai di STIBA Invada Cirebon.

Destinasi yg bakal dikunjungi di antaranya:
Nanyang Technological University (NTU)+NIE, Merlion Park, Marina Bay, Gardens by the Bay, Singapore Botanic Garden, Waterfront Promenade, Marina Bay Sands Skypark, Flower Dome, Orchard Road, Chinetown, Little India, Kampong Glam, Esplanade, Haji Lane, Sultan Mosque, Spiral Bridge, MacRitchie Reservoir, Universal Studio (icon)

Fasilitas:

Transportasi Cirebon-Jakarta PP dgn Bus Pariwisata, Jakarta-Singapore PP dgn Pesawat AirAsia, Penginapan tgl 26-28 (AC, Free WiFi, housekeeping, brankas dlm kamar, shower, hairdryer), Makan 3 kali sehari tgl 26-28 (Sarapan, Makan Siang, Makan Malam)

Bonus: EZ-Link Card dgn isi Saldo SGD 15 dan Kaos Lengan Panjang all size
Biaya fixed:
Rp2.500.000,00(*) ya temans

Biaya tersebut sdh all in full service, mencakup semua rincian di atas.

(*)Pesawat berubah dari rencana semula Lion Air atau Jetstar (karena khawatir delayed) ke AirAsia yg lebih mahal dgn jadwal penerbangan yg paling pagi saat berangkat dan penerbangan paling akhir saat pulang

*Mengapa Singapore? Mengapa luar negeri?*

Temans, inilah langkah pertama keberanian untuk mengenal dunia di luar kotak nyamanmu.

Halo, mahasiswa! Sudah punya paspor? Sebuah surat travelling untuk berencana ke belahan dunia mana?

Menjadi mahasiswa yang berprestasi dan aktif itu wajib. Mengerjakan tugas, makalah, PR, UTS, dan UAS itu memang tugas sebagai seorang mahasiswa. Tidak cukup sampai di situ. Aktif di berbagai organisasi kampus juga akan menempamu menjadi pemuda/i bermental baja. Begitulah realitas rutinitas kehidupan mahasiswa biasa.

Ingin menjadi mahasiswa yang di atas rata-rata, pergilah kamu ke luar negeri, that right choice! Mungkin kamu akan berpikir, mau ngapain jauh-jauh pergi ke luar negeri? Uang dari mana? Kapan? Ngapain? Tenang saja dulu, siapkan ranselmu, rencakan destinasi, dan terbanglah.

Berikut alasan-alasan yang akan memperkuat tekadmu untuk melangkahkan kaki ke luar negeri sebelum kamu lulus kuliah. Let’s grab it fast!

1. Duniamu tak sebatas kampus-kosan.

2. Kamu akan lebih memiliki rasa bangga dan bersyukur karena sudah dilahirkan di Indonesia. Saat kamu sedang di luar negeri, kamu baru akan menyadari betapa mudahnya hidup di Indonesia.

3. Di sana kemampuan bahasa asingmu akan ter-upgrade. Well. Jangan takut untuk melangkahkan kaki ke luar negeri hanya gara-gara kemampuan bahasa asingmu masih amburadul.

4. Tidak punya cukup uang pun kamu tetap bisa berangkat. “Bukan tentang masalah finansial, lebih karena kenekadanmu, sampai kamu dapat menginjakkan kaki di negeri seberang”.

5. Kamu akan menjadi lebih toleran terhadap perbedaan.

6. Pastinya, kamu ke luar negeri bukan sekadar jalan-jalan biasa.

7. Di sana kamu akan menemukan makna bersyukur. “Maka nikmat-Nya mana lagi yang kamu dustakan?”

8. Relasi internasional pun kamu dapat.

9. Kamu akan lebih mandiri, percaya diri dan survive!

10. Pengalamannya pun kelak bisa jadi cerita menarik untuk anak cucu kita.

Jadi, tunggu apalagi? Ayo, dimulai dari buat paspor ^^.

Tulisan inspiratif ini diadaptasi dari kebumenmuda[dot]com

 



Tinggalkan Balasan