KUNJUNGAN MAHASISWA ASIA UNIVERSITY TOKYO

24-01-18 stiba 0 comment

Cirebon – Tanggal 18-19 Januari 2018 lalu  STIBA INVADA mendapat kunjungan dari Universitas Asia, Tokyo, Jepang. Sebanyak 22 roombongan mengunjungi STIBA Invada dalam rangka pemahaman budaya Jepang – Indonesia antar mahasiswa STIBA Invada dan mahasiswa dari Asia University.

Ketua  Prodi Sastra Jepang STIBA Invada Yanti Hidayati S.Pd., M.Hum mengungkapkan, Kunjungan tersebut merupakan follow-up dari kerjasama STIBA Invada, khususnya Prodi Sastra Jepang dengan pihak industri  2017 lalu ke area industri di Cikarang.

”Ini merupakan follow-up dari kerjasama kami dengan pihak Industri Jepang, kami direkomendasikan dari pihak industri perusahaan Jepang yang ada di Cikarang  untuk kemudian di link-an dengan universitas universitas  yang ada di Jepang,” papar Yanti.

Pada hari pertama kunjungan, rombongan Asia University disambut di kampus STIBA Invada. Kemudian, Rombongan yang ditemani oleh 4 orang mahasiswa sebagai penerjemah diajak untuk mengenal kuliner khas Cirebon dengan menikmati makan siang empal gentong dan sate Kambing Cah Cirebon yang berada di Food Court Berry Hills, Jalan Tanda Barat Cirebon. Selanjutnya mereka diajak ke tempat wisata di Cirebon, mulai dari Keraton Kesepuhan, Masjid Agung Sang Ciptarasa dan dilanjutkan mengunjungi Keraton Kacirebonan. Di sana, mereka melihat-melihat peninggalan sejarah dan disuguhkan penampilan tarian tradisional Cirebon  (tarian untuk penyambutan, Topeng Kelana, Sintren, dan Tayuban Cirebon. Kegiatan hari pertama diakhiri dengan makan makanan khas sunda Pepes Ikan.

Hari kedua kunjungan, diisi dengan kegiatan sesi diskusi mengenai pemahaman budaya Jepang – Indonesia antara mahasiswa STIBA Invada dan Asia University. Dalam kesempatan tersebut turut dihadiri pula oleh pengusaha asal Jepang Mr Kobi Yoshihiro yang disambut langsung oleh Ketua STIBA Invada Drs. Mahfud., M.Si., M.Kom. Kami semua menerima dengan baik kegiatan ini. Melalui kegiatan ini kami berharap mahasiswa semakin termotivasi dan mempelajari bahasa Jepang, karena dalam kegiatan bersama ini mereka juga menggunakan bahasa Jepang. Apa yang telah dipelajari di kelas juga diharapkan dapat di aplikasikan dengan baik,” papar Yanti.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan wisata membatik. Mahasiswa tamu diajak belajar membatik yang dipandu langsung oleh maestro Batik Trusmi yaitu Bapak Katura dan dilanjutkan wisata belanja batik dan oleh-oleh khas Cirebon di Batik Trusmi. (int)

 

 

 

 



Tinggalkan Balasan