STIBA INVADA laksanakan kegiatan seleksi magang ke Jepang tahun 2020

Beberapa waktu lalu STIBA INVADA melaksanakan kegiatan workshop dan Seleksi Mahasiswa Magang ke Jepang untuk Tahun Akdemik 2020. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama dua hari yaitu pada tanggal 18-19 Desember 2019.

Pada hari pertama Rabu, 18 Desember 2019 mahasiswa mendapatkan pembekalan bagaimana membuat Curiculum Vitae atau Referensi diri dan bagaimana cara melakukan wawancara dengan perusahaan Jepang yang langsung dibimbing oleh Mr. Taniguci dari pihak KOWA Coorporation. Sementara di hari kedua, Kamis 19 Desember 2019 dilakukan seleksi langsung oleh pihak FUSAKI BEACH RESORT Hotel & Villas dari Jepang.

Total mahasiswa yang mendaftar awal berjumlah 28 orang , dan telah lolos seleksi wawancara sebanyak 10 orang. Selanjutnya mahasiswa akan mengurus pemberkasan document yang terkait.

“Setelah dinyatakan lolos, nanti ada surat resmi dari pihak FUSAKI BEACH RESORT Hotel & Villas untuk penempatannya, setelah itu lanjut ke imigrasi”, kata Arifbillah Aulia Anwar, S.S., M.Hum sebagai sekretaris prodi sekaligus sebagai pembina kegiatan intership dengan KOWA

“terutama masalah passpor yah, ada yang memang mahasiswa belum punya passpor jadi harus dibuat dulu sambil menunggu berkas berkas lainnya yang harus dilengkapi oleh peserta magang”.

Penandatanganan Kesepakatan Ketua STIBA INVADA dengan Fusaki Beach Resort Hotel & Villas

Magang Ke Jepang

Sebelumnya STIBA Invada telah mengirimkan mahasiswa ke Jepang pada 2 tahap di tahun 2019. Tahap pertama pada 27 Agustus 2019 dan tahap kedua pada 16 September 2019. Pada tahun 2020 direncanakan mahasiswa akan berangkat pada awal April.

” Kalo lancar semuanya, mahasiswa akan menerima COE sebagai izin masuk ke jepang di Maret 2020. Setelah Visa didapatkan kemungkinan akan berangkat awal April 2020″, Arifbillah Aulia Anwar, S.S., M.Hum menegaskan

Kalo sebelumnya mahasiswa yang berangkat seluruhnya dari semester VI, Tahun ini mahasiswa yang lolos seleksi adalah mahasiswa semester V sebanyak 6 orang dan mahasiswa semster VII yang berangkat sebanyak 4 orang. Mahasiswa semester VII sengaja mengikuti seleksi magang karena berminat untuk mencari data penelitian. Setelah pulang ke Indonesia, data tersebut diolah dan diajukan pada sidang skripsi.

Mahasiswa internship tahun 2020 direncanakan akan tinggal di Jepang selama 1 tahun dan ditempatkan di hotel di kota okinawa. Mereka menemoati beberapa bagian seperti  front office, room boy , toko souvenir, restauran dan sebagai guiding di resort untuk memandu kegiatan diving atau snorkling .

Beberapa persiapan sudah mulai dilakukan oleh mahasiswa calon peserta magang diantaranya seperti pengurusan passport, persiapan fisik dan finansial. mahasiswa harus mempersiapkan sejumlah uang untuk pesawat, pengurusan dokumen, pembuatan visa di Jakarta, asuransi, dan uang makan selama 2 bulan karena mereka baru akan menerima uang saku atau gaji setelah bulan kedua.

Tahun 2020 merupakan angkatan keempat STIBA INVADA memberangkatkan mahasiswa internship ke Jepang. Prodi Sastra Jepang kedepannya memiliki target agar semua mahasiswa bisa berangkat magang ke Jepang.

Target Prodi Sastra Jepang

“Kami prodi Satra Jepang tetap memiliki target dapat memberangkatkan mahasiswa ke Jepang 100 %. Sastra jepang ini unik, ketika melamar kerja di perusahaan Jepang, pasti ditanyakan sudah pernah ke jepang atau belum? Karena berangkat ke Jepang adalah sebagai pembuktian dari keilmuan yang didapat. Di dunia kerja juga kebanyakan meminta pengalaman ke Jepang minimal 1 tahun untuk langsung masuk ke tingkat profesional. Hal itu merupakan nilai tambah dan hal yang sangat dipertimbangkan di dunia kerja”, Jelas billah sensei. (Int)