Era globalisasi menuntut Sumber Daya Manusia Indonesia untuk dapat beradaptasi dan berinteraksi dengan kemajuan informasi yang dilatar belakangi oleh cepatnya perkembangan teknologi informasi yang tidak dibatasi oleh wilayah dan Negara manapun. Interaksi manusia di belahan dunia manapun dapat dilakukan dalam berbagai aspek tanpa adanya suatu batasan aturan yang akan menghambatnya.

Sumber Daya Manusia Indonesia agar dapat beradaptasi  di era globalisasi maka di butuhkan penguasaan bahasa asing dan teknologi informasi, sehingga dapat menunjang aktifitas dalam berhubungan dengan manusia di berbagai bangsa dan budaya di Negara manapun.

Dalam mempersiapkan sumber daya manusia menghadapi globalisasi didirikan Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing (STIBA) Invada pada tanggal 11 Mei 2005 berdasarkan SK Mendiknas RI No. 61/D/O/2005 dengan 2 Program Studi yaitu :

  1. Sastra Inggris Berbasis Plus Desain Komunikasi Visual
  2. Sastra Jepang Berbasis Plus Desain Komunikasi Visual

Kedua program studi tersebut mengarah pada ilmu murni Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang. Selain itu mahasiswa juga dibekali ilmu komputer dengan bidang keahlian Desain Komunikasi Visual yang sangat aplikatif di dunia kerja. Untuk dapat bersaing di Era Peperdagangan bebas ini, mahasiswa juga dibekali ilmu kewirausahaan berbasis digital  sehingga mahasiswa dapat  membangun inovasi dalam bisnis dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Dalam Perkembangannya STIBA INVADA telah melakukan kerjasama dengan beberapa instansi maupun perguruan tinggi baik di dalam maupun di luar negeri guna meningkatkan mutu dan kualitas baik Sumber Daya nya maupun mahasiswanya.

4 Program Keunggulan STIBA Invada diantaranya adalah 

  1. Kuliah bisa Magang ke Jepang
  2. PKL dan KKN di 40 Negara Benua Amerika, Eropa, Asia dan Australia
  3. Pertukaran Mahasiswa ke Hanbat National University – Korea Selatan
  4. Semua Program Studi dibekali ilmu Komputer dengan keahlian di bidang Desain Komunikasi Visual