Dosen STIBA Invada ikuti Japanese Language Education Capacity Building

05-05-18 stiba 0 comment

Dosen Prodi Sastra Jepang STIBA INVADA Terpilih mengikuti Japanese-Language Education Capacity Building: Southeast Asian Teachers Traning College Course in Japan 2017/2018

Citra Dewi, M.Pd. terpilih untuk mengikuti program Japanese-Language Education Capacity Building : Southeast Asian Teachers Traning College Course in Japan 2017/2018. Citra merupakan bagian dari 30 orang peserta yang terdiri dari 15 orang dosen dan 15 orang mahasiswa yang terpilih dari 28 perguruan tinggi terpilih di Indonesia. Program ini merupakan program yang diselenggarakan oleh The Japan Foundation dalam rangka meningkatkan kemampuan pengajar bahasa Jepang di Indonesia dalam hal pengajaran Bahasa Jepang terutama pengenalan dan pemantapan Japan Foundation Standar Can-do (JFS Can-do). JFS Can-do merupakan acuan kemampuan berbahasa Jepang yang dititik beratkan pada kemampuan berbahasa aplikarif di lingkungan sehari-hari.

Dosen

 

 

 

 

 

 

Masing-masing perguruan tinggi diperbolehkan mengajukan satu orang dosen dan satu orang mahasiswa untuk mengikuti seleksi berkas. Secara umum persyaratan untuk dosen adalah memiliki kemampuan bahasa Jepang level N2 ke atas sedangkan persyaratan untuk mahasiswa adalah mahasiswa yang memiliki tekad menjadi guru bahasa Jepang setelah lulus S1 nanti dan memiliki kemampuan berbahasa Jepang level N4 ke atas.

Program ini telah berjalan sejak tahun fiscal 2014, pada tahun fiscal 2017 inilah STIBA INVADA diundang untuk mengikuti seleksi tingkat nasional. Kesempatan ini merupakan kesempatan STIBA INVADA dalam memperkenalkan diri kepada dunia pendidikan bahasa Jepang di Indonesia dan Jepang. Juga sebagai sarana menciptakan network yang kuat dengan dosen dan mahasiswa dari berbagai tempat di Indonesia.

Kegiatan dalam program ini meliputi program pengenalan dan pemantapan metode pengajaran Bahasa Jepang berdasarkan pada JFS can-do; kegiatan tukar budaya dan interview dengan mahasiswa Jepang dan masyarakat Jepang; kunjungan ke SD, SMP dan Perguruan Tinggi; Program Home Visit; Pengenalan budaya (ikebana, shodo, wadaiko) dan Program Field Work ke Osaka, Kyoto, dan Nara. Untuk tahun fiscal 2017 kegiatan dilaksanakan dari tanggal 11 Januari – 24 Februari 2018 bertempat di The Japan Foundation Japanese-Langugage Institute, Kansai Center.

Hasil kegiatan yang dirasakan oleh peserta, menurut Citra, bahwa kegiatan pengenalan dan pemantapan metode pengajaran bahasa Jepang berdasarkan pada JFS Can-do sangat mengubah pola pengajaran yang selama ini dilakukan. Dikarenakan JFS Can-do sangatlah mendetail dalam hal tujuan kemampuan bahasa Jepang yang aplikatif maka dalam hal mengajar pun pengajar dapat dengan mudah menemukan menentuakan tujuan, jenis media, metode mengajar dan level yang cocok yang disesuaikan dengan kemampuan pembelajar. “Mulai saat ini saya akan menggunakan JFS Can-do dalam pengajaran saya di STIBA INVADA.” Ungkap Citra (CD)



Leave a reply