Penilaian Jabatan Fungsional dan Angka Kredit Dosen

23-04-18 stiba 0 comment

Angka Kredit Dosen merupakan satuan nilai dari tiap butir kegiatan yang harus dicapai dosen. Angka Kredit Dosen menjadi sistem penilaian kinerja dosen untuk mengukur sejauh mana dalam menerapkan Tridharma Perguruan Tinggi.

Yayasan Invada tidak hanya fokus pada menghasilkan lulusan yang berkualitas, tetapi juga kompetensi dosen  menjadi perhatian. Untuk itu, Yayasan Invada memfasilitasi kegiatan “Sosialisasi Penilaian Jabatan Fungsional dan Angka Kredit bagi Tenaga Pengajar, Asisten Ahli dan Lektor” dalam rangka Peningkatan Kompetensi Dosen dilingkungan Yayasan Invada, Kamis (19/4) lalu.

Angka Kredit Dosen

Pengembangan kompetensi dosen tersebut tidak hanya dapat meningkatkan kualitas kampus, akan tetapi turut mendorong kesejahteraan dosen. “Kami mengundang dari Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) wilayah IV sebagai pembicara pada sosialisasi tersebut dalam rangka peningkatan komptensi dosen, khususnya yang berkitan dengan Jabatan Fungsional dan Angka Kredit. Peserta kegiatan ini dosen dari STIBA dan STKIP Invada, ” jelas Wakil Ketua II STIBA Invada Endang Pujiastuti,S.E., MM.

Pembicara dalam kegiatan sosialisasi tersebut Dice Udansyah, Dra., M.Si dan Ewisna Yulianti, S.S. Beliau merupakan Kepala Bidang kelembagaan dan kemahasiswaan Kopertis IV Jabar Banten. Materi yang disampaikan antara lain, mengenai syarat dan perhitungan untuk jabatan fungsional; mencakup pengajaran, pengabdian kepada masyarakat, hingga pembuatan jurnal.

Ke depan, para dosen di Yayasan Invada diharapkan memiliki NIDN dan jabatan fungsional. Mulai dari Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala sampai Profesor. Kenaikan jabatan akademik dosen merupakan bentuk pemberian penghargaan pemerintah atas prestasi kerja yang dicapai dosen, dengan demikian setiap dosen yang telah mempunyai prestasi kerja sesuai dengan peraturan perundangan berhak mendapatkan penghargaan kenaikan jabatan akademik. Pihak yayasan akan memfasilitasi kenaikan jabatan tersebut hingga dosen yang bersangkutan mendapatkan sertifikasi dosen.

Hal itu, bukan hanya untuk kepentingan kampus tetapi juga untuk kepentingan kesejahteraan dosen itu sendiri. Bahkan, mulai sekarang pihak yayasan akan memberi tunjangan bagi dosen yg telah memiliki jabatan fungsional. “Hal itu untuk memacu para dosen untuk terus berkembang dan melakukan penelitian sesuai dengan tridarma perguruan tinggi,” ujarnya

 



Leave a reply