Sastra Jepang STIBA Invada Kembali Raih Prestasi

15-05-18 stiba 0 comment

Sastra Jepang menjadi program studi unggulan di STIBA Invada. Tidak sekedar membekali mahasiswa dengan materi di dalam kelas, STIBA Invada juga rutin mengikutsertakan mahasiswa dengan ajang perlombaan. Salah satunya ajang Bunkasai ke-44 tingkat Jawa barat (Jabar) yang berhasil menjadikan Kharisma menjadi Juara II Lomba Karaoke.

Bunkasai merupakan festival budaya Jepang. Di Indonesia, Bunkasai seringkali di selenggarakan oleh sekolah ataupun kampus yang memiliki program studi Sastra Jepang staupun tingkat nasional yang diadakan oleh Japan Foundation. Baik itu tingkat kota, provinsi, maupun nasional.

Sebagai Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing yang memiliki program studi Sastra Jepang, STIBA Invada rutin mengikutsertakan mahasiswanya ke ajang Bunkasai. Salah satunya adalah ajang Bunkasai ke-44 se-Jabar yang dilaksankan di Bandung pada 4-5 Mei 2018 lalu.

Kharisma menjelaskan, waktu untuk menghafal lagu yang akan dinyanyikan terbilang singkat. Pengumuman lagu wajib diinformasikan pada 26 April dan 4 Mei 2018 lalu perlombaan. Lagu yang dinyanyikan untuk lagu wajib Kiroro, Mirai E dan lagu bebas Ikimoro Gakari, Blue Bird .

”Lagu wajibnya sudah tahu dari lama, yang agak sulit itu di lagu bebasnya, nadanya yang susah. Sampai mau tampil juga harus latihan dahulu sama coach,” ujarnya. Hingga akhirnya menjadi juara II, mahasiswa tingkat 2 tersebut mengaku sangat senang. Ke depan, Ima berharap bisa terus berprestasi di ajang-ajang yang lebih tinggi. ”Semoga bisa terus mengasah kemampuan diri sendiri, lebih berkembang ke ajang yang lebih besar,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Prodi Sastra Jepang STIBA Invada Yanti Hidayati SPd MHum mengungkapkan rasa bangganya, salah satu mahasiswa dari STIBA Invada bisa menjadi juara dalam ajang Bunkasai tingkat Jabar tersebut. Beberapa poin yang menjadi penilaian antara lain penampilan, pelafalan Bahasa Jepang, dan kualitas vokal. Yanti juga berharap, kemampuan Ima semakin berkembang. Tidak hanya di tingkat Jabar, diharapkan bisa ikut serta di tingkat nasional pada ajang yang rutin diselenggarakan oleh Japan Foundation.

”Ima sudah tahu kemampuannya, bukan hanya menyanyi dalam Bahasa Jepang, Ima juga memiliki kualitas yang baik dalam bernyanyi lagu-lagu pop . Tahun kemarin mau ikut ajang nasional dari Japan Foundation tetapi belum mengetahui prosesnya, mungkin tahuh ini bisa mengikuti,” tuturnya. Secara umum, Yanti juga berharap semakin banyak bakat-bakat mahasiswa STIBA Invada lainnya yang bisa terus dikembangkan. Baik dari segi akademik maupun non akademik.



Leave a reply