TOURISM: Bukan Sekedar Meningkatkan Potensi Daerah

07-07-18 stiba 0 comment

Program Studi Sastra Inggris STIBA Invada mengadakan kelas Tourism sebagai mata kuliah perilaku berkarya yang mulai diberlakukan di tahun akademik 2017/2018. Hal tersebut didasari atas tingginya kebutuhan guide yang mahir berbahasa Inggris seiring dengan meningkatnya turis asing ke Cirebon dan sekitarnya.

Di sisi lain, STIBA Invada sebagai lembaga pendidikan juga harus bersinergi dengan industri, sehingga ketika lulus ada kompetensi yang dibutuhkan industri. Ketua Program Studi Sastra Inggris yang sekaligus merupakan dosen pengampu kelas Tourism, Karin Sari Saputra S.Pd., MHum menjelaskan, mata kuliah Tourism ditujukan bagi mahasiswa semester IV Prodi Sastra Inggris.

“Perlu mengingat bahwa sangat penting untuk mengaitkan teori dan praktik dalam pembelajaran. Dewasa ini, pemahaman teori tidak cukup apabila tidak dibarengi dengan penguasaan keterampilan. Pengadaan kelas Tourism sangat baik sekali untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memaksimalkan kemahiran bahasa asing mereka di bidang industri pariwisata,” ujarnya.

Program Studi Sastra Inggris STIBA Invada berupaya secara berkelanjutan mengevalusi sebaran mata kuliah yang harus sejalan dengan landasan pokok kurikulum dan juga visi dan misi lembaga. Kelas Tourism hadir dengan menekankan pembelajaran dan pemelajaran yang bermakna (meaningful). Apalagi melihat Cirebon yang kian hari kian berkembang. Mulai dari pembukaan tol Cikopo-Palimanan, rencana PT. Pelindo mengembangkan Pelabuhan Cirebon, dibukanya bandara internasional di Kertajati, Majalengka, dan peningkatan investasi di Cirebon.

”Untuk itu, kelas Tourism diharapkan berkontribusi menumbuh kembangkan kemandirian mahasiswa supaya memiliki daya saing. Di sisi lain, bahwa program kampus bisa disinergikan dengan program pemerintah dalam penyediaan tour guide yang fasih berbahasa Inggris,” jelasnya.

Lebih lanjut Karin menjelaskan, potensi industri kepariwisataan di Cirebon sangat besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Program Studi Sastra Inggris STIBA Invada sangat memahami hal tersebut, sehingga berupaya menyediakan sumber daya manusia yang mumpuni. Dalam penyelenggaraannya, mahasiswa semester IV yang mengikuti kelas Tourism harus membekali diri mereka dengan beragam wawasan dan pengetahuan mengenai destinasi wisata dan sebagainya. Berbekal itu, mahasiswa dapat belajar dari pengelolaan kepariwisataan di negara-negara maju dan akhirnya tergerak untuk memikirkan kemajuan kepariwisataan di daerah mereka masing-masing.

”Mahasiswa mahir dalam berbahasa Inggris tetapi tidak pengusaaan tour guide, jadi diadakan kelas tersebut. Meskipun hanya satu semester setidaknya dapat memberikan bekal pengetahuan kepada mahasiswa bahwa ini sebagai modal bagi mahasiwa untuk turut menggerakkan industri parawisata di Cirebon dan sekitarnya,” tuturnya



Leave a reply